Warga dan Pedagang Keluhkan Kondisi Jembatan Penghubung Cenrana-Donri-Donri yang Terabaikan

Warga dan Pedagang Keluhkan Kondisi Jembatan Penghubung Cenrana-Donri-Donri yang Terabaikan

Selasa, 10 Maret 2026





CENRANA Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan wilayah  Cenrana menuju Donri-Donri  kini menjadi sorotan tajam. Jalur yang sejatinya merupakan jalan pintas strategis bagi mobilitas warga dan distribusi barang tersebut dinilai kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Jalur ini merupakan status jalan kabupaten namun kondisinya kian memprihatinkan. Padahal, akses ini sangat vital untuk memangkas waktu tempuh masyarakat yang ingin melintas antar-kecamatan tanpa harus memutar jauh.

Keluhan dari Pelaku Usaha

Kondisi ini dikeluhkan langsung oleh para pengguna jalan, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari sektor perdagangan. Salah satunya adalah Naharuddin seorang pedagang setempat yang setiap harinya melintasi jalur tersebut.

Menurut Naharuddin, minimnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan jembatan dan akses jalan pintas ini sangat menghambat perputaran ekonomi warga.

Kami sangat menyayangkan tidak adanya perhatian dari pemerintah terkait jalur ini. Padahal ini jalan kabupaten dan akses utama kami untuk berdagang. Kalau jalan rusak dan jembatan dibiarkan begini, biaya operasional kami jadi membengkak," ujar Naharuddin dengan nada kecewa.

Akses Vital yang Terlupakan

Jembatan penghubung ini bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan urat nadi bagi dua wilayah:

Efisiensi Waktu Menjadi dua jalan pintas tercepat dari Cenrana ke Donri-Donri.
Jalur Logistik Akses utama bagi pedagang membawa hasil bumi dan barang dagangan.
Keselamatan Kondisi yang dibiarkan rusak berisiko bagi pengendara yang melintas, terutama saat malam hari atau cuaca buruk.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap Pemerintah Kabupaten segera turun tangan melakukan peninjauan dan penganggaran perbaikan. Masyarakat mendesak agar pembangunan tidak hanya berfokus pada pusat kota, tetapi juga menyentuh jalur-jalur penghubung kabupaten yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi rakyat kecil.