Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan. Jembatan Cenrana yang menjadi akses vital bagi masyarakat kini terpantau mengalami kemiringan yang cukup ekstrem. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas.
Kekhawatiran ini disuarakan langsung oleh tokoh masyarakat setempat, NaharuddinMenurutnya, kondisi jembatan yang sudah tidak stabil tersebut membuat warga merasa was-was setiap kali harus melintas, terutama kendaraan roda empat.
Keluhan Warga: Harus Memutar JauhNaharuddin mengungkapkan bahwa akibat rusaknya jembatan ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga terganggu. Banyak warga yang akhirnya memilih untuk mencari jalan alternatif demi keselamatan jiwa.
Kondisinya sudah miring dan sangat membahayakan. Sekarang kalau mau ke arah kota, kami terpaksa harus memutar lewat Tajungcu ujar Naharuddin dengan nada kecewa.
Rute memutar via Tajungcu tersebut praktis menambah jarak tempuh dan waktu perjalanan bagi warga yang ingin menuju pusat kota Soppeng. Hal ini dikeluhkan karena menambah beban biaya operasional, terutama bagi para pedagang dan petani yang rutin membawa hasil bumi.
Desakan kepada Pemerintah
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui dinas terkait segera melakukan peninjauan lapangan dan langkah perbaikan darurat. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan jembatan tersebut akan ambruk total dan memutus akses transportasi antar wilayah sepenuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respon resmi dari pihak berwenang mengenai rencana perbaikan Jembatan Cenrana tersebut.